Diam ku…
Bukan amarah yang membara dan membakar kain kehidupan
Bukan api yang menghasilkan jelaga dan noktah hitam
Tapi
Diamku
Adalah proses mengerti dan memahami arti kesabaran yang
harus mengalir
Mengisi hati dan pikiran atas semua yang terjadi.
Diamku
Adalah proses menerima semua suratan takdir, garis-garis
putus yang harus ku sambungkan kembali
Garis-garis yang harus bersimpul dengan kuat…menopang raga
ini agar tak terjatuh dalam samudra merah
Kumohon … mengertilah, karena berat untuk menjalani semua
yang tak sesuai dengan isyarat hati.
Biarkan aku terlelap dalam diamku…untuk saat ini
biarkan aku belajar untuk memahami matematika kehidupan yang
Tuhan berikan
biarkan aku melihat semburat senja yang mengantarkan
burung-burung pulang ke sangkarnya dengan damai
biarkan aku kembali dengan senyuman bukan kegundahan…
biarkan aku kembali dengan kebahagiaan bukan tangisan yang
mengharu biru
Tuhan, malam ini aku titipkan mimpi-mimpiku kepada-Mu
hanya malam ini, agar aku bisa merangkai kembali mimpi-mimpi baru yang lebih indah

